Category: Blog

GANNAS (Gerakan Nasional Anti Narkotika) mengupayakan Ammar Zoni sebagai Justice Collaborator (JC) merupakan strategi hukum yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan adanya indikasi bahwa Ammar Zoni memiliki informasi krusial mengenai jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
GANNAS beraudiensi dengan Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto di Gedung BNN Cawang untuk memperkuat kampanye pencegahan narkoba hingga tingkat komunitas, dengan fokus literasi NPS, edukasi remaja–keluarga, dan perluasan kanal aduan–rehabilitasi. Kolaborasi lintas-sektor ini ditegaskan sebagai prasyarat penting menuju target Indonesia Emas 2045.
GANNAS mengusulkan masjid sebagai pusat pelaporan dan pencegahan narkoba, dan mendapat dukungan Menag yang menegaskan bahaya narkoba bagi generasi bangsa serta mengapresiasi kerja kerelawanan GANNAS selama 18 tahun. GANNAS juga meminta dukungan Kemenag untuk kembali menggaungkan fatwa haram narkoba dan memperluas edukasi bahaya narkoba di masyarakat.
Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) menyerukan alokasi 1 % APBN untuk memperkuat edukasi, penegakan hukum, dan rehabilitasi narkoba saat workshop SDM di STABN Sriwijaya, Tangerang, Sabtu (29/6/2024). Ketua Umum I Nyoman Adi Peri, S.H. menegaskan komitmen “sikat habis” pelanggar internal dan mengajak BNN, Polri, Kejari, dunia usaha, serta masyarakat bersinergi menyelamatkan generasi muda.
Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) berkomitmen memperluas jaringan pengurus hingga mencakup 38 provinsi demi memaksimalkan edukasi bahaya narkoba dan membangun lebih banyak “Kampung Bersinar”. Waketum DPP GANNAS Rois Basuki menegaskan bahwa pencegahan pemakai baru dan sinergi masyarakat–pemerintah menjadi strategi kunci menyelamatkan generasi muda serta menekan beban rehabilitasi negara.
Menanggapi penangkapan selebgram Chandrika Chika dan lima rekannya atas penggunaan vape liquid ganja, Sekjen GANNAS Rully Ardian menilai mereka pantas direhabilitasi karena termasuk korban penyalahgunaan narkotika, bukan pengedar. Rully menekankan bahwa penjara bukan solusi bagi pengguna; rehabilitasi sesuai prosedur lebih efektif memulihkan mereka sekaligus menekan pasar bandar narkoba yang menyasar generasi muda.
Bertempat di Ballroom Unity Building, Kabupaten Tangerang, GANNAS bersama MPR RI menggelar sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika untuk meneguhkan fondasi kebangsaan generasi muda. Kegiatan ini juga dimeriahkan pengumuman pemenang lomba artikel bertema pencegahan narkoba, menegaskan komitmen GANNAS menghadirkan aktivitas positif dan edukatif bagi pelajar.
Menanggapi digagalkannya penyelundupan 324,3 kg sabu jaringan Thailand–Aceh, Ketua Umum GANNAS I Nyoman Adi Peri menegaskan perlunya integrasi teknologi antara Bakamla, Bea Cukai, BNN, dan Bareskrim guna memantau 6 000 kapal yang melintasi perairan Indonesia. Disparitas harga sabu di Asia Tenggara dan celah kompromi oknum hukum disebutnya sebagai “lingkaran setan” penyebab Indonesia terus menjadi target utama kartel narkotika.